Resume materi PKKMB UNUSA 2025 (Day 2)
Mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja An-
Nahdliyah
Pemateri : KH Ma'ruf Khozin - Ketua Aswaja Center, PWNU Jawa Timur
Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah memegang peran penting sebagai penjaga dan pewaris tradisi keilmuan serta nilai-nilai keagamaan NU yang moderat, toleran, dan berorientasi pada kemaslahatan sosial. Mereka dididik untuk memahami kitab kuning klasik dengan pendekatan kontekstual, menjadi agen moderasi beragama yang menolak radikalisme dan mempromosikan dialog antaragama, serta aktif dalam pemberdayaan masyarakat dan advokasi sosial. Mahasiswa juga didorong untuk menjadi inovator yang mengadaptasi nilai Aswaja dalam konteks modern, seperti menangani hoaks dan radikalisme online serta mempopulerkan budaya lokal sebagai bagian dari dakwah NU.
Di kampus UNUSA, implementasi nilai Aswaja diwujudkan melalui kurikulum khusus dan berbagai kegiatan kemahasiswaan seperti kajian kitab, organisasi Islam, dan festival budaya NU yang memperkuat identitas ke-NU-an. Mahasiswa menjadi jembatan antara warisan ulama Nusantara dan masa depan Indonesia yang berkeadilan dan berkepribadian Islam dengan menghadapi tantangan globalisasi, disrupsi digital, dan relevansi pemuda. Mereka bukan hanya penuntut ilmu, tapi kader peradaban yang menginternalisasi nilai integritas, moderasi, dan kemaslahatan sosial demi melestarikan dan mengembangkan paham Aswaja An-Nahdliyah sesuai amanat KH. Hasyim Asy'ari sebagai garda terdepan misi tersebut.
Pengenalan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) Dan Perwujudan Indonesia Emas
Pemateri : Muslika Nourma Rhomadoni, S.KM., M.Kes.
K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) adalah pendekatan terintegrasi untuk melindungi pekerja dari kecelakaan dan penyakit kerja serta menjaga kelestarian lingkungan. Prinsip utamanya meliputi pencegahan, keterlibatan semua pihak, kepatuhan, peningkatan berkelanjutan, dan akuntabilitas. Implementasi K3L meningkatkan produktivitas dan motivasi pekerja, mengurangi biaya kecelakaan, serta mendorong inovasi ramah lingkungan dan daya saing global.
K3L sangat penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan SDM unggul yang sehat dan produktif, mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta menjaga lingkungan dan sumber daya alam. Tantangan seperti kurangnya pemahaman dan pengawasan perlu diatasi lewat penguatan regulasi, pendidikan, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor. K3L bukan beban, melainkan investasi strategis yang menjadi fondasi kemajuan bangsa menuju masa depan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) adalah pendekatan terpadu untuk melindungi pekerja dari kecelakaan, penyakit kerja, dan menjaga kelestarian lingkungan kerja. Fokus utamanya meliputi pencegahan bahaya, keterlibatan semua pihak, kepatuhan aturan, peningkatan berkelanjutan, dan akuntabilitas. Pelaksanaan K3L meningkatkan produktivitas, keselamatan, dan daya saing perusahaan di tingkat nasional maupun global melalui inovasi dan pengelolaan sumber daya yang ramah lingkungan.
Seperti pengendalian limbah Dan sampah pada Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) yang memberikan kontribusi untuk menjaga lingkungan seperti ketentuan mewajibkan seluruh mahasiswa UNUSA untuk membawa botol minum sendiri.
Facebook : https://www.facebook.com/unusaofficialfb
Instagram : https://www.instagram.com/unusa official/
Youtube : https://www.youtube.com/@unusa official
Twitter (X) : https://x.com/unusa official?lang=en
Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa official

Comments
Post a Comment