Resume materi PKKMB UNUSA 2025 (Day 2)

 



Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi

 
Pemateri : Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H. 



   Generasi muda memegang peranan sangat penting dalam melawan korupsi karena mereka adalah masa depan bangsa yang akan menentukan arah Indonesia. Dengan energi, kreativitas, dan pola pikir kritis, mereka dapat menciptakan sistem transparan dan solusi inovatif untuk memberantas budaya korupsi yang sudah mengakar. Integritas menjadi senjata utama generasi muda yang harus diwujudkan melalui kejujuran, konsistensi, tanggung jawab, keadilan, keberanian, dan kemandirian. Dengan menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membawa Indonesia menuju pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan.


  Untuk menjadi garda terdepan anti korupsi, generasi muda harus mulai dari diri sendiri dengan menolak praktik korupsi kecil, hidup sederhana, dan bertanggung jawab. Mereka juga perlu meningkatkan edukasi dan kesadaran melalui diskusi, organisasi, dan pemanfaatan teknologi untuk pengawasan serta penyebaran informasi transparansi. Mengawasi lingkungan sekitar, menggunakan hak memilih cerdas, dan berpartisipasi aktif dalam forum perencanaan pembangunan menjadi langkah nyata. Generasi muda harus menjadi contoh dan inspirasi dengan meraih prestasi tanpa korupsi serta mendukung sesama pemuda yang berintegritas. Dengan tekad kuat dan integritas baja, generasi muda adalah harapan dan pahlawan anti korupsi masa kini serta masa depan Indonesia.






Mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja An-

Nahdliyah


Pemateri : KH Ma'ruf Khozin - Ketua Aswaja Center, PWNU Jawa Timur




   Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah memegang peran penting sebagai penjaga dan pewaris tradisi keilmuan serta nilai-nilai keagamaan NU yang moderat, toleran, dan berorientasi pada kemaslahatan sosial. Mereka dididik untuk memahami kitab kuning klasik dengan pendekatan kontekstual, menjadi agen moderasi beragama yang menolak radikalisme dan mempromosikan dialog antaragama, serta aktif dalam pemberdayaan masyarakat dan advokasi sosial. Mahasiswa juga didorong untuk menjadi inovator yang mengadaptasi nilai Aswaja dalam konteks modern, seperti menangani hoaks dan radikalisme online serta mempopulerkan budaya lokal sebagai bagian dari dakwah NU.


   Di kampus UNUSA, implementasi nilai Aswaja diwujudkan melalui kurikulum khusus dan berbagai kegiatan kemahasiswaan seperti kajian kitab, organisasi Islam, dan festival budaya NU yang memperkuat identitas ke-NU-an. Mahasiswa menjadi jembatan antara warisan ulama Nusantara dan masa depan Indonesia yang berkeadilan dan berkepribadian Islam dengan menghadapi tantangan globalisasi, disrupsi digital, dan relevansi pemuda. Mereka bukan hanya penuntut ilmu, tapi kader peradaban yang menginternalisasi nilai integritas, moderasi, dan kemaslahatan sosial demi melestarikan dan mengembangkan paham Aswaja An-Nahdliyah sesuai amanat KH. Hasyim Asy'ari sebagai garda terdepan misi tersebut.


 



Pengenalan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) Dan Perwujudan Indonesia Emas


Pemateri : Muslika Nourma Rhomadoni, S.KM., M.Kes.




   K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) adalah pendekatan terintegrasi untuk melindungi pekerja dari kecelakaan dan penyakit kerja serta menjaga kelestarian lingkungan. Prinsip utamanya meliputi pencegahan, keterlibatan semua pihak, kepatuhan, peningkatan berkelanjutan, dan akuntabilitas. Implementasi K3L meningkatkan produktivitas dan motivasi pekerja, mengurangi biaya kecelakaan, serta mendorong inovasi ramah lingkungan dan daya saing global.


   K3L sangat penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan SDM unggul yang sehat dan produktif, mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta menjaga lingkungan dan sumber daya alam. Tantangan seperti kurangnya pemahaman dan pengawasan perlu diatasi lewat penguatan regulasi, pendidikan, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor. K3L bukan beban, melainkan investasi strategis yang menjadi fondasi kemajuan bangsa menuju masa depan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) adalah pendekatan terpadu untuk melindungi pekerja dari kecelakaan, penyakit kerja, dan menjaga kelestarian lingkungan kerja. Fokus utamanya meliputi pencegahan bahaya, keterlibatan semua pihak, kepatuhan aturan, peningkatan berkelanjutan, dan akuntabilitas. Pelaksanaan K3L meningkatkan produktivitas, keselamatan, dan daya saing perusahaan di tingkat nasional maupun global melalui inovasi dan pengelolaan sumber daya yang ramah lingkungan.

 


  Seperti pengendalian limbah Dan sampah pada Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) yang memberikan kontribusi untuk menjaga lingkungan seperti ketentuan mewajibkan seluruh mahasiswa UNUSA untuk membawa botol minum sendiri. 






Facebook : https://www.facebook.com/unusaofficialfb

Instagram : https://www.instagram.com/unusa official/

Youtube : https://www.youtube.com/@unusa official

Twitter (X) : https://x.com/unusa official?lang=en

Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa official




Comments

Popular posts from this blog

Resume materi PKKMB UNUSA 2025 (Day 1)

Unusa Kuatkan Pendidikan Kedokteran dengan Program Spesialis dan Komitmen Sosial